Jumat, 07 Desember 2012

SURAT TERBUKA UNTUK PRESIDEN RI

                                       

BUAT PRESIDEN NEGERI KU TERCINTA



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu...
Dengan rasa hormat yang setinggi-tingginya,saya persembahkan kepada Bapak selaku nahkoda negeri ini.Semoga Bapak selalu dalam lindungan Allah SWT.
Saat menulis ini,saya benar-benar sangat yakin jikalau tulisan ini tidak akan pernah terbaca oleh Bapak.Tetapi,tetap saja hati ini bersikeras untuk menuliskannya,sebagai refleksi dari apa yang saya yakini.Bahwasannya sebagai orang yang terlahir dan insya Allah akan mati di republik ini,memiliki hak dan tanggung jawab yang sama terhadap siapa pun yang mengaku berbangsa indonesia.
Bapak presiden ku yang bijaksana...
***walau dalam hati ini,tidak sepenuhnya mengakui hal yang baru saja saya tuliskan***
Mohon maaf,karena saya punya alasan atas sikap itu.Saya pun tidak bermaksud untuk tidak menjunjung etika dan adab-adab kita sebagai orang timur !! maaf,sekali lagi saya katakan bahwa ada alasan atas sikap itu.
Dengan hati yang menangis,saya sebutkan saja salah satu kebijakan Bapak yang mengiris hati jutaan rakyat indonesia.Yang awalnya merasa di buai lalu dihempaskan bagai manusia-manusia yang tidak perlu di cemaskan.Kebijakan yang langsung ke kantong-kantong wilayah NKRI,kebijakan yang langsung berhubungan dengan jutaan perut rakyat indonesia,yang biasa Bapak sebut sebagai  RAKYAT MISKIN.Ya.........,rakyat miskin yang terhampar dari sabang sampai merauke.
Bapak presiden ku yang rendah hati...
***dan ku berharap tidak murahan***
Maaf....!!! Saya tidak bisa menahan gejolak jiwa sebagai salah satu dari jutaan rakyat indonesia yang selama ini merasa di rendahkan.
Tahukah Bapak,kebijakan apa yang saya maksud ?
Ku harap Bapak tahu,tapi jika tidak ! Maka akan ku katakan dengan lantang ;
“kebijakan pembagian SEMBAKO (sembilan bahan pokok) gratis”
Jika itu pun belum jelas,maka akan ku perjelas,”PEMBAGIAN RASKIN ALIAS  BERAS MISKIN”...!!!!
Sesuai dengan namanya,kami pun benar-benar menerima beras dengan kualitas paling miskin di dunia.
Betapa tidak !
Beras-beras yang kami terima hampir saja tak layak untuk di konsumsi.kenapa ?
Karena kami merasa,beras-beras yang Bapak kirim ke perut-perut kami adalah sisa-sisa dari gudang-gudang beras negeri ini,yang kabarnya sebagai salah satu negara lumbung padi dunia.aneh,,,,,

Kami bisa apa,wahai Bapak presiden ku.......
Ketika kami menerima beras-beras yang berbau dan berukuran sangat kecil !!!
Kami bisa apa,wahai Bapak presiden ku.......
Ketika kami menerima beras-beras berwarna merah ke kuning-kuningan,berkutu dan berbatu !!!
Yang kami tahu.....
kita telah merdeka tetapi tetap saja masih tertindas,bukan hanya dari bangsa lain tapi juga dari anak bangsa negeri ini !!!

Jika perkataan ku hanyalah sekedar bualan semata,maka sekali-sakali keluarlah dari istana Bapak dan membuktikan langsung kenyataan yang kami terima.Seperti halnya salah satu bawahan Bapak,gubernur ibu kota negeri ini,Bapak Jokowi.Dialah jenis pemimpin yang di rindukan oleh rakyat bangsa ini.Bukan hanya sekedar prihatin tetapi terjun langsung berinteraksi dan bertindak dengan rakyatnya.
Dan akhirnya,saya dan jutaan rakyat negeri ini,berharap dengan linangan air mata dalam setiap doa yang terucap dari bibir kami,semoga negeri yang kita cintai ini benar-benar merdeka,makmur dan sejahtera.Amin...............,sekian dan teri                                                                                             
                                                                                               Luwu timur,29 nopember 2012
                                                                                                         SALAM HORMAT

                                                                             ( A N A K  B A N G S A )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar